-
Sosial Media makin Membosankan
Bukankah media sosial telah sampai pada tingkat membosankan? Hehe Menurutku, mereka terlalu memperlihatkan hal yang sama setiap harinya Pamer beli ini itu Makan ini itu Pergi kesana kemari Kalau saja… Konteksnya memberi tahu ini bisa dibeli, dengan cara ini itu Kita bisa pergi kesana kemari seperti mereka dengan cara yang mereka lakukan, diungkapkan semuanya tanpa…
-
Rupanya ada
terkadang karena kebodohan diri, kita sering menganggap kalau masalah hanya dibuat untuk diri sendiri, tidak ditakdirkan untuk orang lain. padahal tidak sama sekali. Rupanya setiap manusia telah ditakdirkan memiliki masalahnya sendiri-sendiri, ditakdirkan untuk menerima upah dari setiap kesabaran yang mereka pilih, serta ditakdirkan menerima konsekuensi dari arogansi yang mereka lakukan demi menyambut setiap masalah. Anehnya,…
-
Adab Manusia
Bukankah kemanusiaan itu yang adil dan beradab?namun bukti membuktikan bahwa kemanusiaan kita sering kali kehilangan adab, atau adab itu sungguh langka.Kemanakah adab pergi? Apakah hanya aku yang hidup dengan adab? pemikiranku barusan juga merupakan pikiran orang yang tak beradab, merasa superior hanya karena sebuah penilaian. Mungkin hanya orang yang banyak memilih diam, satu-satunya orang yang…
-
Perempuan Berkalung Besi
Perempuan berkalung besi,Tatapnya pekatKehilangannya membekas lukaHilang yang ini dan ituBerkarat karat kalungnyaSemakin beratSemakin ia memaknai lara Cinta yang baru tak cukup besarUntuk menutup lukaPerempuan berkalung besiMasih terlukaLaranya bagai pentas duniaSemua hafal ceritanyaSemua tertawa menikmatinyaHingga Perempuan berkalung besiBersyukurLukanya mampu menghibur dunia Tak berapa lamaSenja merapat ke kotaNamanya menggemaSetiap jiwa lekat mengingat namanyaPerempuan ituItu diaIya! itu diaTeriak…
-
Raden & Manusia Terpandang
Kuketuk pintunya berkali-kali.“Pak, tolong pungut karya seni saya sekali ini saja, sebelum saya benar-benar mati, saya jamin penonton akan menyukai kisah ini, yang membeli tiket bioskop tentunya lebih banyak dari penonton Milea” “Sayang nduk, corona telah mematikan perfilman untuk sementara” “Seni saya telah ditolak banyak pihak, tolong sekali ini saja berikan saya kesempatan Pak, lihatlah…
-
Ibu
Bisakah menguras darah dan kuganti sabun cair?Pandangan matamuKearahkuAngkuhmu itu semakin hari,menjadi jadiKau pikir aku berhutang banyakatas nyawakeselamatanperlindunganpendidikanbahkan darahku katanya sama dengan darahmuUntuk itulahKucari ke penjuru duniaMungkin saja ada penemu gilaMampu bersihkan darah seseorangdari hutang budiBisa saja kuganti darahkudenganKecap?Bir?Soya milk?Cuka?Atau bensin sekalianYang mudah terbakar habisketika kau sulutAndai hukum tak adaHukum tak berhargaKuhabisi kau saat iniKurayakan hari…